Kamis, 02 Juni 2011

BAHAGIA VS SENGSARA


Diantara ciri-ciri kebahagiaan dan keberuntungan ialah setiap kali seorang hamba bertambah ilmunya maka tawadhu’ dan kasih sayangnya bertambah, manakala amalnya bertambah maka rasa takut dan waspadanya bertambah, ketika umurnya bertmbah maka kerakusannya terhadap dunia berkurang, dan setiao kali hartanya maka bertambah pulalah kedermawanan dan pengorbanannya. Juga setiap kali bertambah kedudukannya maka bertambahlah kedekatannya dengan orang-orang dan bantuannya kepada mereka.
 Sedangkan,diantara tanda-tanda kesengsaraan adalah setiap kali ilmu seorang hamba  bertambah maka ia bertambah sombong dan sesat, setiap kali amalnya bertambah maka ia kian bangga diri dan semakin menghina dan meremehkan orang lain. Juga setiap kali usianya bertambah maka bertambahlah kerakusannya , ketika hartanya bertambah maka ia kian pelit dan sombong, dan setiap kali kedudukannya betambah tinggi maka ia akan semakin angkuh dan sesat.
            Semua ini sebenarnya ujian dari Allah yang dengannya seorang hamba bahagia dan sengsara. Kemuliaan dan kehormatan seperti kekuasaan, kerajaan, dan kekayaan merupakan cobaan dari Allah. Perhatikanlah firman Allah Azza wa jalla berikut tentang Nabi-Nya, Sulaiman a.s saat melihat singgasana Ratu Bilqis, ia bertutur : “Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku dan apakah aku bersyukur atau kafir (akan nikmat-Nya)..” (an-Naml: 40)
Jadi,sebagaimana halnya musibah , nikmat pun adalah cobaan dari Allah Ta’ala.
Sumber : Media Perekat Umat Majelis Ulama Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar